skip to content »

profix-kuzbass.ru

Tante yghaus sexindonesia

tante yghaus sexindonesia-20

Di Jakarta dia tinggal bersama adik perempuannya yang masih di bangku SMU. Dalam saat obrolan itu, aku memberikan kartu namaku lengkap dengan nomor teleponnya. Ya ampun, mas Burhan suamiku sudah dipanggil Yang Kuasa.Cowok itu namanya Ronald, badannya tegap tinggi, kulitnya sawo matang, macho tampaknya. Aku sempat dicerca pihak keluarganya, kata mereka aku sulit dihubungi.

tante yghaus sexindonesia-2tante yghaus sexindonesia-69

Sewaktu aku nyetir mobil, pikiranku kok selalu ke anak muda itu ? Sudah satu minggu usia perkenalanku dengan Ronald, setiap hari aku merasa rindu dengan dia. Jantungku semakin berdebar keras, logikaku mati total, dan perasaanku semakin tak karuan, bercampur antara bahagia, haru, nikmat, romantis, takut, ah…..macam-macamlah!!! Tiba-tiba saja, entah karena apa, kami secara berbarengan saling merangkul, memeluk erat-erat. Tak lama kemudian aku menangis tanpa diketahui Ronald, air mataku hangat membasahi dadanya. Kini aku jadi janda kaya yang kesepian dalam arti yang sebenarnya.kenapa hanya untuk jalan pulang ke kawasan perumahanku aku nyasar kok ke Ciputat, lalu balik kok ke blok M lagi, lantas terus jalan sambil mengkhayal, eh….aku sudah dikawasan Thamrin. Suamiku Burhan masih terbaring di rumah sakit, tapi kewajibanku mengurusi Burhan tak pernah absen. Ku katakan bahwa aku kanget banget dengan dia, demikian pula dia, sama kangen juga dengan aku. Ku benamkan kepalaku di dada Ronald, semakin erat aku dipeluknya. Tiga hari kemudian aku menghubungi Ronald via HP, yang menjawab seorang perempuan dengan suara lembut. Aku mendapat penjelasan dari wanita itu, bahwa dia adik kandungnya Ronald.Kami janjian dan ketemu ditempat dulu kami bertemu. Dan dijelaskan pula bahwa Ronald sudah berangkat ke Amerika secara mendadak, karena dipanggil Papa Mamanya untuk urusan penting.Gairah Tante Girang, Menikah Pada usia belia tak membuatku mendapat Kepuasan seks.Cerita Dewasa ini pun kemudian berawal dari pertemuanku dengan Ronald.Selama lima tahun kami menikah, selama itu pula aku digaulinya hanya dengan mencumbu, mencium, dan meng-elus-elus saja, selebihnya hanya keluhan-keluhan kekecewaan saja. Aku tak kalah kreatif, ku pegang dan ku elus-elus penisnya Ronald.

Burhan sering merangsang dirinya dengan memutar film-film porno yang kami saksikan berdua sebelum melakukan aktifitas seksual. Burhan tetap saja loyo, tak mampu merangsang penisnya agar bisa ereksi, tapi justru aku yang sangat amat terangsang, konyol sekali. Aku terbayang semua adegan yang pernah ku saksikan di film porno.

Beranjak dari kehidupan dewasaku yang jauh dari kedua orang tua, aku mulai terbiasa dengan kehidupan bertetangga.

Salagh satu tetangga dekatku adalah tante Ana, seorang wanita sexy beranak satu yang suaminya jarang di rumah karena kesibukan bisnis.

Aku sering melakukan masturbasi ringan untuk melampiaskan hasrat seksualku, dengan berbagai cara yang kudapat dari khayalan-khayalanku. Aku menarik tangan Ronald untuk mendekapku, dia menurut saja. Gairah sex ku semakin membara, maklum sekian tahun aku hanya bisa menyaksikan dan menyaksikan saja apa yang dinamakan ” penis” semnatar belum pernah aku merasakan nikmatnya. Kutarik tangannya untuk memberi isyarat agat dia membuka kancing busananku satu persatu. Semakin dia membuka kancing busanaku semakin terangsang aku. Ronal memandangi tubuhku yang putih mulus, tak henti-hentinya dia memuji dan menggelengkan kepalanya tanda kekagumannya. Aku berbarimng dan membuka selangkanganku, siap posisi, siap digempur. Tampaknya dia juga begitu, selalu tak tahan lama !! Setelah istirahat makan, kami tudur-tiduran sambil ngobrol, posisi masig dengan busana seadanya. Tubuh kami masih basah dan penuh dengan sabun mandi.

Pada suatu hari, Burhan harus terbaring di rumah sakit yang disebabkan oleh penyakitnya itu. Aku memeluknya erat-erat, lalu dia mencium keningku. Ronald memasukkan penisnya kedalam vaginanku, oh…sakit, perih ? Dia terus menggoyang-goyang, aku sesekali meladeninya. Hingga….cret…cret…cret…air mani Ronald tumpah muncrat di dalam vaginaku. Aku menjelaskannya lagi, dan dia memeluk aku penuh rasa sayang dan kemesraan yang dalam sekali. Hampit satu hari kami di kamar hotel itu, sudah tiga kali aku melakukan hubungan sex dengan anak muda ini. Oh nikmatnya, aku melakukan persetubuhan dalam keadaan bugil basah di kamar mandi. Tak kuduga sama sekali, aku meneteskan airmata, terharu sekali.

aku akan menceritakan kisah nyata yang terjadi pada diriku beberapa waktu yang lalu.